www.pergerakankebangsaaan.com

gallery/eye

03-01-2023

Tugas berat dihadapi oleh Lula, Presiden Brasil yang resmi menjabat pada awal tahun ini. Setelah mengalahkan Bolsonaro, ‘Trump kecil’ Amerika Selatan sono itu. Bolsonaro memang ugal-ugalan, tetapi dibalik semua itu sebenarnya adalah agenda ‘perampasan’. Lula menghadapi tantangan berat, tidak hanya bagaimana ia menghadapi ‘kenikmatan-merampas’ dari segelintir pihak, tetapi juga keterbelahan rakyat Brasil. Keterbelahan yang sebenarnya, sekali lagi, untuk menyamarkan atau sebagai tirai asap menutupi laku perampasan yang gila-gilaan. Perampasan kekayaan alam terutama, dari kekayaan hutan sampai tambang. Accumulation by dispossession seperti disinyalir oleh David Harvey itu salah satu contoh telanjangnya ya di Brasil era Bolsonaro itu. Juga sebenarnya di tempat lain, dengan ‘rumus’ tak jauh beda, dan bahkan tak jauh beda saat Marx memperingatkan untuk ‘tidak sibuk’ di ‘bangunan atas’ saja. ‘Keterbelahan’ yang sebenarnya mengambil titik berangkat di ‘bangunan atas’. Yang bisa-bisa bergerak tanpa ujung itu. Dan sekaligus ‘membalikkan kesadaran’ sehingga yang nyata menjadi kabur dalam penghayatan fanatik-nya.

Lula dalam pidato inagurasinya bertekad untuk menata hidup bersama menjadi lebih baik setelah ‘era penghancuran’ jaman Bolsonaro. Penjajahan, kolonialisasi, aneksi, memang masih mungkin di abad 21 ini, tetapi di era ultra-minimal state ini ‘penghancuran struktur-struktur kolektif’ yang menghalangi logika ‘pasar-bebas ala neoliberalisme’[1] sebenarnya adalah dibangunnya juga jalan-bebas-hambatan untuk laku perampasan. Tanpa beban lagi : rampas! Bahkan harapan-pun dirampas pula dengan berulang-dan-berulang menebar janji-janji kosong, misalnya. Atau kebijakan-perundangan yang sungguh menjauh dari job-security itu. Masa depan-pun perlahan dirampas pula. Bahkan untuk melihat bermacam bidang ditangani oleh yang terbaik-pun dirampas pula. Sekali lagi, tanpa beban. Akhirnya Iwan Fals muda-pun benar, bagi kebanyakan warga, hanya mimpi yang terbeli. Bahkan jika itu mewujud dalam fanatisme sekalipun! *** (03-01-2023)

 

[1] https://mondediplo.com/1998/12

/08bourdieu

Lula vs 'Era Perampasan'